Mapel kelas 4 MI

Jumat, 15 Desember 2017

Qur'an Hadist Bab 2 Surat Al - Kautsar



A.    Penjelasan Surat Al Kautsar
Surat Al Kautsar adalah surat ke 108 dari Al Quran yang terdiri atas 3 Ayat dan termasuk dalam golongan surat-surat Makkiyah. Surah ini diturunkan sesudah Surat Al 'Aadiyaat dan dinamai dengan "Al Kautsar" yang artinya "nikmat yang banyak" yang diambil dari ayat pertama surat ini.

B.     Pokok Isi Kandungan Surat Al Kautsar
Surat Al Kautsar menjelaskan bahwa Allah SWT telah melimpahkan nikmat yang banyak karena itu bersembahyang dan berkorbanlah; Nabi Muhammad s.a.w. akan mempunyai pengikut yang yang banyak sampai hari kiamat dan akan mempunyai nama yang baik di dunia dan di akhirat, tidak sebagai yang dituduhkan pembenci-pembencinya.

Berikut dibawah ini baacaan lafadz Surat Al Kautsar Lengkap Latin dan Terjemahan :

Surat Al Kautsar
(Nikmat yang Banyak)
Surat Ke 108 : 3 Ayat

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Bismillahirrahmaanirrahiim(i)
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang"

إِنَّآ أَعۡطَيۡنَٰكَ ٱلۡكَوۡثَرَ

Innaa a'thainaakal kautsar(a)
1. "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak."

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ

Fashalli lirabbika wanhar
2. "Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah [1605]."

إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ ٱلۡأَبۡتَرُ

Innsyaani-aka huwal abtar(u)
3. "Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus [1606]."[*]

Penjelasan :
[1605]. Yang dimaksud berkorban di sini ialah menyembelih hewan qurban dan mensyukuri nikmat Allah. 
[1606]. Maksudnya terputus di sini ialah terputus dari rahmat Allah.


C.    Asbabun Nuzul Surat Al Kautsar 
Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ketika Ka'bubnul Asyraf (tokoh Yahudi) datang ke Makkah, kaum Quraisy berkata kepadanya: "Tuan adalah pemimpin orang Madinah, bagaimana pendapat tuan tentang si pura-pura shabar yang diasingkan oleh kaumnya, yang mengangggap dirinya lebih mulia daripada kita padahal kita menyambut oramg-orang yang melaksanakan haji, pemberi minumnya serta penjaga Ka'bah?" Ka'ab berkata: "Kalian lebih mulia daripadanya." Maka turunlah ayat ini (Q.S. 108:3) yang membantah ucapan mereka.
(Diriwayatkan oleh al-Bazazar dan yang lainnya dengan sanad shahih yang bersumber dari Ibnu Abbas.)
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ketika Nabi saw. diberi wahyu, kaum Quraisy berkata: "Terputus hubungan Muhammad dengan kita." Maka turunlah ayat ini (Q.S.108:3) sebagai bantahan atas ucapan mereka.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah di dalam kitab al-Mushannif dan Ibnul Mundzir yang bersumber dari 'Ikrimah).
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum Quraisy menganggap kematian anak laki-laki berarti putus turunan. Ketika putra Rasulullah saw. meninggal, al-'Ashi bin Wa'il berkata bahwa Muhammaad terputus turunannya. Maka yata ini (Q.S.108:3) sebagai bantahan terhadap ucapannya itu.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari as-Suddi.)
Diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam kitab ad-Dalail yang bersumber dari Muhammad bin 'Ali, dan disebutkan bahwa yang meninggal itu ialah al-Qasim.
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ayat ini (Q.S.108:3) turun berkenaan dengan al-'Ashi bin Wa'il yang berkata: "Aku membenci Muhammad." Ayat ini (Q.S.108:3) turun sebagai penegasan bahwa orang yang membenci Rasulullah akan terputus segala kebaikannya.
(Diriwayatkan oleh al-Baihaqi yang bersumber dari Mujahid).
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ketika wafat Ibrahim putra Rasulullah saw. orang-orang musyrik berkata satu sama lain: "Orang murtad itu (Muhammad) telah terputus keturunannya tadi malam." Allah menurunkan ayat ini (Q.S.108:1-3) yang membantah ucapan mereka.
(Diriwayatkan oleh at-Thabarani dengan sanad yang dha'if yang bersumber dari Abi Ayyub.)
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ayat ini (Q.S.108:2) turun ketika Jibril datang kepada Rasulullah pada peristiwa Hudhaibiyyah memerintahkan qurban dan shalat. Rasulullah segera berdiri khutbah fithri mungkin juga Adl-ha (Rawi meragukan, apakah peristiwa di dalam Hadits itu terjadi pada bulan Ramadhan ataukah Dzulqaidah) kemudian shalat dua raka'at dan menuju ke tempat qurban lalu memotong qurban.
(Diriwayatkan oleh Ibnu jarir yang bersumber dari Sa'ad bin Jubair.)
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa 'Uqbah bin Abi Mu'aith berkata: "Tidak seorang anak laki-laki pun yang hidup bagi Nabi saw. sehingga keturunannya terputus." Ayat ini (Q.S.108:3) turun sebagai bantahan terhadap ucapan itu.
(Diriwayatkan oleh Ibnu jarir yang bersumber dari Syamar bin 'Athiyah.)
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ketika Ibrahim putra Rasulullah saw. wafat, kaum Quraisy berkata: "Sekarang Muhammad menjadi Abtar (putus turunannya)." Hal ini meyebabkan Nabi saw. bersedih hati, maka turunlah ayat ini (Q.S.108:1-3) sebagai penghibur baginya.
(Diriwayatkan oleh Ibnul Mundzir yang bersumber dari Ibnu Juraij.)

Qur'an Hadist Bab 1 Surat An Nasr

A.    Penjelasan Surat An Nashr
Surat An Nashr adalah surat Al Quran ke 110 yang terdiri atas 3 Ayat dan termasuk kedalam golongan surat-surat Madaniyyah. Surah ini diturunkan sesudah Surah At Taubah dan dinamai dengan An Nashr, artinya "pertolongan" yang diambil dari ayat 1 surah ini.

B.     Pokok isi kandungan Surat An Nashr
Surah ini menjelaskan bahwa akan datang pertolongan dari Allah s.w.t. dan umat islam mendapatkan kemenangan, perintah untuk bertasbih dan meminta ampun kepadaNya di kala terjadi peristiwa yang menggembirakan. Teks bacaan lafadz Surat An Nashr Lengkap Latin dan Terjemah berikut dibawah ini :

Surat An Nashr
(Pertolongan)
Surat Ke 110 : 3 Ayat

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Bismillahirrahmaaniraahiim(i)
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang"

إِذَا جَآءَ نَصۡرُ ٱللَّهِ وَٱلۡفَتۡحُ

Idzaa jaa-a nashrullahi wal fath(u)
1. "Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,"

وَرَأَيۡتَ ٱلنَّاسَ يَدۡخُلُونَ فِي دِينِ ٱللَّهِ أَفۡوَاجٗا

Wa ra-aitan naasa yadkhuluuna fii diinillahi afwaajaa(n)
2. "dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,"

فَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ وَٱسۡتَغۡفِرۡهُۚ إِنَّهُۥ كَانَ تَوَّابَۢا

Fasabbih bihamdi rabbika waastaghfir-hu, innahuu kaana tawwaabaa(n)
3. "bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat."

C.    Asbabun Nuzul Surat An Nashr
Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ketika Rasulullah saw. masuk kota Makkah pada waktu Fathu Makkah, Khalid bin Walid diperintahkan memasuki Makkah dari jurusan dataran rendah untuk meggempur pasukan Quraisy (yang menyerangnya) serta merampas senjatanya. Setelah memperoleh kemenangan maka berbondong-bondonglah kaum Quraisy masuk Islam. Ayat ini (Q.S.110 :1-3) turun berkenaan dengan peristiwa itu sebagai perintah untuk memuji syukur dengan me-Maha Sucikan Allah atas kemenangannya dan meminta ampunan atas segala kesalahan.
Diriwayatkan oleh Abdurrazzaq di dalam kitab al-Mushanaf dari Ma'mar yang bersumber dari az-Zuhri.)

Kamis, 07 Desember 2017

Seni Budaya BAB II

BAB II 
Menggambar Ilustrasi

A.        Ekspresi Diri dalam Gambar Ilustrasi
1. Pengertian dan Fungsi
Gambar ilustrasi adalah gambar yang menceritakan adegan atau peristiwa. Gambar ilustrasi mempunyai fungsi sebagai berikut.
a. Memperjelas alur atau isi cerita.
b. Memperjelas isi pesan dalam promosi sebuah benda/
produk.
c. Menarik perhatian.
d. Menambah nilai artistik/keindahan.
Gambar ilustrasi dalam bentuk seni terapan sering kita temukan dalam ilustrasi buku cerita, majalah, dan buku pelajar an. Poster dan brosur juga sering disertai gambar ilustrasi agar menarik.

2. Teknik dan Media
Menggambar ilustrasi dapat dilakukan dengan teknik kering atau teknik basah. Teknik kering menggunakan media pensil, arang, kapur, crayon, atau bahan lain yang tidak memerlukan air atau minyak. Sebaliknya, teknik basah menggunakan media yang berupa cat air, cat minyak, tinta, atau media la in yang memerlukan air atau minyak khusus sebagai pengen cer.

3. Langkah-Langkah Menggambar Ilustrasi
Tahapan-tahapan yang harus dilalui dalam menggambar ilustrasi sebagai berikut.
a. Menyiapkan Bahan dan Alat
Tentukan terlebih dahulu teknik yang akan kamu gunakan. Teknik kering atau teknik basah? Setelah itu persiapkan bahan dan alatnya.
b. Memahami Teks atau Cerita
Sebelum menggambar ilustrasi, kamu perlu memahami teks atau cerita terlebih dahulu. Bacalah teks dengan saksama, kemudian tandailah bagian yang penting atau perlu diberi ilustrasi. Perhatikan contoh penggalan teks beserta ilustrasinya dalam buku pelajaran sains berikut.
c. Membuat Sketsa
Sketsa yang dibuat sebaiknya lebih dari satu agar kita dapat memilih yang terbaik. Perhatikan dua contoh sketsa buah nanas di bawah.
d. Menggambar dan Mewarnai
Dari beberapa sketsa yang kamu buat, pilihlah salah satu yang terbaik. Sempurnakan garis-garis pada sketsa dan hapuslah garis-garis yang tidak perlu. Setelah itu, warnailah dengan baik.

B.        Pameran Karya Gambar Ilustrasi di Depan Kelas
Kamu dapat belajar mengapresiasi (menilai) karya-karya yang telah kamu hasilkan. Caranya, kumpulkan karya gambar ilustrasimu dan karya teman-temanmu. Kemudian berikan ke sem patan kepada temanmu untuk memberikan penilaian terhadap karyamu. Lakukan secara bergantian.

Seni Budaya BAB I

Materi Seni Budaya
BAB I Mengenal Seni Terapan.

Karya seni rupa terapan disebut juga karya seni rupa aplikatif, yaitu karya seni rupa yang telah diterapkan atau diaplikasikan pada bentuk-bentuk fungsional. Meliputi apa saja bentuk-bentuk fungsional itu? Segala bentuk yang dibuat dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia disebut bentuk fungsional. Wujudnya dapat berupa perhiasan, pakaian, perabot rumah tangga, perleng kapan makan, perlengkapan pertunjukan, atau perlengkapan ibadah.
Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa. Tiap-tiap suku bangsa memiliki budaya dan adat istiadat yang beraneka ragam. Keanekaragaman budaya tersebut salah satunya dapat dilihat pada karya seni rupa yang dihasilkan. Mengapa tiap daerah memiliki jenis dan ciri-ciri karya seni rupa yang berbeda satu dengan yang lain? Ada lima faktor yang menyebabkannya, yaitu:
1. letak geografi s tiap daerah;
2. sifat dan tata kehidupan yang tidak sama;
3. sistem kepercayaan dan adat-istiadat yang tidak sama;
4. potensi alam yang berbeda di tiap daerah, serta
5. adanya kontak dengan daerah lain.
Bagaimana jenis dan ciri-ciri karya seni rupa tiap-tiap daerah tersebut? Mari, kita bahas satu per satu.
1. Karya Seni Keramik
Karya keramik dalam bentuk seni terapan banyak kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Bentuk karya seni keramik terap an di antaranya berupa perlengkapan makan dan minum, guci, peralatan memasak, serta hiasan bangunan
2. Karya Seni Ukir
Seni ukir terapan yang dapat kita lihat misalnya pada mebel, hiasan bangunan, bingkai lukisan, dan bingkai cermin. Daerah-daerah yang terkenal de ngan karya seni ukirnya yaitu Toraja, Bali, dan Jepara. Tiap daerah tersebut memiliki ciri atau keistimewaan sendiri-sendiri. Keistimewaan itu ter dapat dalam motif hias, bahan, maupun teknik pembuatannya. Hampir semua motif hias pada ukiran toraja berupa motif hias geometris yang tidak dapat kita temukan pada karya ukiran dari daerah lain. Lain halnya dengan ukiran bali. Ukiran bali kebanyakan bersifat naturalis. Ukiran bali kebanyakan berupa ukiran daun yang cembung dan gemuk, bentuk-bentuk mitologi kepala raksasa, gajah, dan naga
3. Karya Seni Tekstil
Seni tekstil dalam bentuk seni terapan di antaranya berupa kain batik, sarung tenun, dan aneka sulaman. Karya seni teks til tersebut diaplikasikan pada benda-benda pakai, misalnya pakaian, taplak meja, sarung bantal, dan tas.
Di Indonesia batik dibuat di berbagai daerah, terutama di Pulau Jawa. Jawa Tengah merupakan pusat kegiatan pembatik an. Dua kota di wilayah ini yang paling produktif menghasilkan batik adalah Surakarta dan Pekalongan. Batik surakarta dan batik pekalongan memiliki keunikan tersendiri. Banyak ragam hias batik surakarta yang mengan dung simbol. Sebagai contoh ragam hias sawat atau lar me nyimbolkan mahkota atau penguasa, ragam hias meru menyimbolkan gunung atau tanah, dan ragam hias naga melambangkan banyu atau air. Warnawarna batik surakarta monoton, dan didominasi oleh warna-warna gelap, misalnya hitam, cokelat, dan merah marun. Sebaliknya, batik pekalongan lebih variatif dalam warna dan ragam hiasnya pun naturalistik.
4. Karya Seni Topeng
Selain berfungsi sebagai properti tari, topeng juga sering difungsikan sebagai hiasan dinding. Daerah yang terkenal akan kerajinan topeng yaitu Surakarta, Bali, dan Jawa Barat. Topeng bali didominasi oleh bentuk raksasa jahat dengan lidah panjang yang menjulur keluar. Topeng surakarta bercirikan rias wayang orang gaya Surakarta, yaitu ksatria yang digambarkan dengan wajah putih, mata sipit, dan bibir demes atau rapi. Topeng jawa barat mendekati penggambaran wayang golek sunda dengan ciri umum humoris atau jenaka.
5. Karya Seni Kerajinan Perak
Kotagede di Yogyakarta merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan seni kerajinan perak. Adapun jenisjenis kerajin an yang dihasilkan antara lain: aneka perhiasan, penahan tirai, penahan kawat nyamuk, dan miniatur becak.

C. Apresiasi Karya Seni Rupa Terapan
Mengapresiasi suatu karya seni berarti menilai atau menghargai karya seni tersebut. Ada banyak hal yang dapat dijadikan dasar penilaian, di antaranya: komposisi, warna, fungsi, dan
nilai keindahan karya seni tersebut. Dalam subbab ini kamu akan mempelajari cara mengapresiasi karya seni berdasarkan fungsi dan keindahannya.
1. Kesesuaian Fungsi
Fungsi karya seni dibedakan menjadi dua, yaitu fungsi estetis dan fungsi aplikasi. Karya seni dikatakan berfungsi estetis jika karya seni tersebut sengaja dibuat untuk dinikmati keindahannya saja, misalnya lukisan-lukisan Affandi dan patung -patung tanah liat karya F. Widayanto. Sebaliknya, suatu karya seni dikatakan berfungsi aplikasi jika karya seni tersebut sengaja dibuat untuk digunakan atau difungsikan sebagai alat, wadah, pakaian, perhiasan,
atau hiasan bangunan. Dalam kenyataannya suatu karya seni dapat mengalami penyimpangan fungsi. Ini berarti suatu karya seni tidak difungsikan sebagaimana tujuan penciptaannya.
Jambangan bunga tidak saja digunakan untuk menaruh bunga, tetapi juga dipajang sebagai hiasan dalam lemari berkaca bening. Demikian juga tempayan-tempayan dari gerabah tidak hanya berfungsi sebagai tempat air, tetapi menjadi benda hiasan (elemen estetis) pada sebuah
taman.

2. Keindahan
Pada awalnya benda-benda pakai memiliki bentuk yang sangat sederhana. Sebagai contoh, tempat minum dari tanah liat hanya berupa kendi dengan bentuk-bentuk yang kurang variatif. Namun, sekarang bentuk-bentuk benda pakai meng alami perkembangan yang cukup pesat.
Banyak tempat minum diciptakan dari berbagai jenis bahan dan bentuk. Perkembangan dalam bentuk dan bahan juga dialami oleh benda pakai lain, misalnya mebel. Bentuk kursi dan
meja tidak hanya dibuat berdasarkan fungsi dasarnya, yaitu kursi sebagai tempat duduk dan meja sebagai tempat menaruh barang. Lebih dari itu, kursi dan meja dibuat dengan lebih me nekankan nilai artistik atau keindahannya.



Aqidah Akhlak Bab 10

Pelajaran 10 Akhlak Terpuji Nabi Dan Rasul A. Sifat Wajib Nabi dan Rasul Setiap nabi dan rasul memiliki sifat-sifat istimewa. Ra...